Ekstrakurikuler Menjahit di MA NW Ketangga Suela
![]() |
| Ekstrakulikuler (Praktik menjahit di MA NW Ketangga Suela) |
LOMBOK - Kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan yang biasa ada dalam lembaga pendidikan mulai dari SD/MI s.d. SMA/MA, kegiatan tersebut dilakukan diluar jam sekolah, biasanya dilaksanakan pada sore hari. Kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran sebagai bagian integral dari kurikulum sekolah.
Pengertian ekstrakulikuler menurut kamus besar bahasa
Indonesia yaitu: “suatu kegiatan yang berada di luar program yang tertulis di
dalam kurikulim seperti latihan kepemimpinan dan pembinaan siswa”. Kegiatan ini
bertujuan untuk mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan bakat dan minat
peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah.
Salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan di MA NW
Ketangga Suela adalah menjahit. Keterampilan menjahit adalah keterampilan
yang meliputi pekerjaan menyambung kain, bulu, kulit, binatang, dan bahan-bahan
lain yang bisa di lewati jarum jahit dan benang yang dilakukan dengan tangan
memakai jarum tangan atau dengan mesin jahit, terdiri dari tahap dasar
pembuatan pola, tahap terampil pemotongan bahan, tahap mahir dalam pekerjaan
menjahit.
![]() |
| Praktik menjahid oleh siswi atas nama Izzatil Maula |
Lalu Muhammad Taufiq, guru menjahit
sekaligus guru Prakarya MA NW Ketangga Suela mengatakan dengan adanya ekstrakulikuler
menjahit ini sangat berguna bagi peserta didik karena tidak hanya digunakan
untuk pembelajaran atau keterampilan saja akan tetapi sangat berguna bagi
kehidupan mereka kelak jika sudah berada di lingkungan masyarakat, dan lebih
bisa mengembangkan keterampilan yang mereka peroleh dari sekolah, bahkan sangat
memungkinkan kalau dijadikan usaha/bisnis untuk kedepannya, mengingat tukang
jahit sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan
pakaian masyarakat.
![]() |
| Lalu M. Taufiq (Guru menjahit sekaligus sebagai guru Prakarya) |
Lebih lanjut Ust. Asmawi, (Kepala MA NW Ketangga Suela) mengatakan
program ekstrakuler menjahit ini akan terus kami adakan setiap tahun mengingat penting
memberikan siswa skill/keterampilan khusus diluar mata pelajaran wajib di sekolah.
Sehingga nanti setelah mereka menyelesaikan pendidikannya bisa memperdalam
keterampilan menjahit tersebut di tempat kursus menjahit sehingga menjadi
profesional.
Nanti kita lihat perkembangannya kalau ektrakulikuler menjahit ini bisa
berjalan dengan baik dan lancar akan tetap kami dukung, saat ini kami baru
punya 2 (dua) mesin jahit, rencana setiap tahun akan kami tambah jumlahnya,
ungkapnya lebih lanjut.
Dampak ekstrakulikuler menjahit sangat banyak sekali diantaranya :
(1) peserta didik mendapatkan pengetahuan dan keterampilan praktis tentang cara
menjahit pakaian, (2) peserta didik dapat mengembangkan pengetahuan dan
keterampilan yang dimiliki dengan cara berlatih secara terus menerus, (3)
peserta didik bekerja sebagai tenaga kerja pada perusahaan menjahit atau
berwirausaha mandiri, dan (4) peserta didik dapat meningkatkan pendapatannya
yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan keluarga. Selain itu,
ekstrakurikuler menjahit dengan mengikuti kegiatan-kegiatan menjahit ini maka
seseorang dapat mengembangkan kepribadian, dapat mengembangkan bakat, dan minat
yang mereka miliki. Program ekstrakurikuler juga dapat membiasakan siswa
terampil, mengorganisir, mengelola, menambah wawasan, memecahkan masalah,
sesuai karakteristik ekstrakurikuler yang digelutinya.
Manfaat Belajar Menjahit Untuk Anak
1.
Mengembangkan
koordinasi tangan dengan mata.
2.
Mempelajari
bagaimana merencanakan dan mempersiapkan sesuatu.
3.
Mendorong
kreativitas sekaligus memiliki pencapaian.
4.
Mempelajari
keterampilan matematika.
5.
Menjahit dapat
melatih kesabaran anak.
6.
Menjadi modal
berharga setelah selesai menempuh pendidikan formal
Semoga dengan adanya ekstrakulikuler menjahit ini bisa menjadi modal
awal bagi para siswa setelah selesai menempuh pendidikannya di MA NW Ketangga
Suela dalam menjalani kehidupan dimasa yang akan datang.



siap.
ReplyDelete